- Published on
Artikel ini membahas investigasi teknis vibrasi tinggi pasca penggantian coupling pada motor–pompa dengan pendekatan berbasis data, diagram, dan standar industri. Analisis dilakukan melalui klasifikasi penyebab mechanical, electrical, instrument, dan human factor, dengan verifikasi arah vibrasi (H–V–A), arus motor, serta alignment. Studi kasus menunjukkan angular misalignment sebagai root cause akibat tidak dilakukannya recheck setelah tightening. Artikel ini menekankan pentingnya ISO 10816/20816 untuk evaluasi severity, serta praktik alignment sesuai referensi API. Disertai refleksi risiko dan rencana monitoring, artikel ini memperkuat troubleshooting sistematis, literasi diagram, dan awareness interaksi electrical–mechanical bagi teknisi junior.