- Published on
Artikel ini menjelaskan terminologi dasar vibrasi—amplitude, frequency, displacement, velocity, dan acceleration—sebagai fondasi sebelum melakukan troubleshooting rotating equipment. Studi kasus menunjukkan kesalahan diagnosis akibat hanya melihat nilai overall 7.2 mm/s tanpa menganalisis frequency 1× RPM yang mengindikasikan unbalance, bukan bearing failure. Artikel menekankan hubungan fisik antara gaya sentrifugal, beban bearing, dan dampak sistem seperti seal failure serta potensi Loss of Containment. Standar ISO 10816 dan API 610 dijadikan acuan severity dan praktik monitoring. Penekanan utama - trending, pembacaan spectrum, dan pemahaman arah vibrasi untuk mencegah keputusan salah yang berdampak pada reliability dan keselamatan.