- Published on
Artikel ini membahas penerapan metode MoSCoW sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam proyek-proyek teknik industri, khususnya di sektor petrokimia. MoSCoW membantu memilah prioritas pekerjaan berdasarkan tingkat urgensi dan dampaknya terhadap keselamatan, keandalan, dan biaya. Aplikasinya dikaji dalam konteks Risk-Based Maintenance (RBM), proyek EPC (Engineering, Procurement, Construction), dan Turnaround (TA), mencakup perencanaan scope, budgeting, pengadaan material, hingga eksekusi lapangan. Dengan pendekatan ini, organisasi dapat mengoptimalkan sumber daya, meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek, dan memperkuat akuntabilitas teknis di seluruh siklus proyek.