- Published on
Artikel ini membahas persyaratan kualitas instrument air berdasarkan ISO 8573 serta dampaknya terhadap performa control valve dan stabilitas proses. Fokus analisa mencakup klasifikasi kontaminan (moisture, oil, particle), verifikasi dew point, differential pressure filter, serta hubungan kualitas udara dengan respons actuator dan positioner. Studi kasus menunjukkan dew point +5°C (di atas spesifikasi ≤ –20°C) menyebabkan respons valve lambat dan hunting ringan. Artikel menekankan pentingnya monitoring dew point, alarm kualitas udara, dan preventive maintenance sistem dryer. Pendekatan sistemik ini memperkuat pemahaman bahwa kegagalan utility instrument air dapat berdampak langsung pada reliability, keselamatan, dan kestabilan unit proses.