Mx

Process-safety-awareness

  • Published on
    Artikel ini membahas 5 Whys sebagai metode RCA ringan dalam kerangka Risk-Based Maintenance (RBM), dengan penekanan kuat pada posisi, batasan, dan stop rule. 5 Whys diposisikan sebagai alat klarifikasi sebab pada masalah berisiko rendah–menengah dengan jalur sebab–akibat linear, bukan sebagai alat validasi risiko atau process safety. Artikel menegaskan kapan metode ini layak digunakan, kapan harus dihentikan, serta kapan wajib diekskalasi ke metode lain seperti Fishbone, FTA, FMEA, atau RCFA. Melalui studi kasus defensible, ditunjukkan bahwa kekuatan 5 Whys justru terletak pada kemampuan berhenti di titik yang tepat, menjaga keputusan tetap risk-based dan aman secara operasional.