- Published on
Artikel ini membahas Root Cause Failure Analysis (RCFA) sebagai metode investigasi kegagalan tingkat lanjut yang digunakan untuk masalah kompleks, berulang, dan berisiko tinggi dalam industri petrokimia. RCFA diposisikan bukan sebagai alat eksplorasi awal, melainkan sebagai investigasi pasca-kejadian yang berfokus pada mekanisme kegagalan nyata dan akar penyebab yang dapat dikendalikan. Artikel menegaskan batasan penggunaan RCFA, kriteria stop rule, serta integrasinya dengan metode RCA lain seperti Fishbone, FMEA, FTA, dan Bowtie. Dengan pendekatan berbasis Risk-Based Maintenance (RBM), RCFA ditunjukkan sebagai alat strategis untuk meningkatkan keandalan, keselamatan, dan kualitas keputusan engineering tanpa terjebak over-analysis.