- Published on
Signal noise pada sistem 4–20 mA sering disalahartikan sebagai kerusakan transmitter, padahal penyebab utamanya dapat berupa ground loop akibat shield di-ground pada dua sisi. Kasus PT-305 menunjukkan fluktuasi ±1 mA tanpa perubahan proses, terutama saat motor besar beroperasi. Mekanismenya - perbedaan potensial antar titik grounding memicu arus kecil pada shield, menginduksi noise ke twisted pair dan mengganggu PV di DCS. Dampaknya meluas ke hunting control valve, false alarm, hingga potensi trip interlock. Investigasi sistematis—verifikasi supply, cek grounding shield, dan isolation test—menghilangkan noise setelah single point grounding diterapkan. Standarisasi terminasi dan trending PV menjadi kunci pencegahan.