- Published on
Artikel ini menekankan pentingnya evaluasi efektivitas program Preventive Maintenance (PM) dengan membandingkan pendekatan time-based dan condition-based. Studi menunjukkan bahwa PM rutin tanpa analisis tren dan criticality ranking dapat menyebabkan kegagalan berulang serta risiko keselamatan. Artikel mengajarkan teknisi membaca SLD, P&ID, dan tren DCS untuk mengidentifikasi gap antara checklist dan data aktual. Artikel 46 memperkuat kemampuan Root Cause Analysis (RCA) menggunakan metode 5 Why dan fishbone agar investigasi tidak berhenti pada symptom. Kedua artikel membangun pola pikir reliability berbasis data, sistem, dan keselamatan, serta mendorong perbaikan berkelanjutan dalam manajemen pemeliharaan industri.