- Published on
Modul ini membahas dasar integrasi antara Risk-Based Maintenance (RBM) dan Risk-Based Inventory (RBInv) dalam manajemen aset industri proses. RBM mengidentifikasi peralatan kritikal berbasis risiko, sementara RBInv menerjemahkan informasi tersebut ke dalam strategi pengelolaan inventory yang selaras dengan kebutuhan operasional. Ditekankan pentingnya menjadikan output RBM (melalui RCM dan FMEA) sebagai input teknis RBInv untuk memastikan material readiness, meminimalkan downtime, dan menghindari overstock. Modul ini menjadi fondasi konseptual sebelum masuk ke metodologi klasifikasi risiko inventory pada modul selanjutnya.