Mx

Pump-engineering

  • Published on
    Operating point pompa sentrifugal ditentukan oleh interaksi antara pump performance curve dan system curve. Pump curve menunjukkan kemampuan pompa menghasilkan head terhadap flow, sedangkan system curve merepresentasikan kebutuhan head sistem yang terdiri dari static head dan losses yang meningkat terhadap kuadrat flow. Operating point terjadi pada titik perpotongan kedua kurva tersebut. Perhitungan dilakukan dengan membangun system curve dari data lapangan dan menyamakannya dengan pump curve. Throttling valve meningkatkan resistance sistem sehingga menggeser operating point ke flow yang lebih rendah. Pemahaman ini menjadi dasar dalam desain, evaluasi, dan troubleshooting sistem pompa di industri.
  • Published on
    Pemilihan pompa sentrifugal didasarkan pada kesesuaian antara kebutuhan sistem dan karakteristik performa pompa. Parameter utama seleksi pompa meliputi flow rate, Total Dynamic Head (TDH), serta sifat fluida seperti densitas, viskositas, dan temperatur. Specific speed digunakan sebagai parameter klasifikasi untuk menentukan tipe pompa yang paling sesuai terhadap kombinasi flow dan head, baik radial, mixed-flow, maupun axial-flow. Efisiensi pompa ditentukan oleh perbandingan antara hydraulic power dan input power, dengan efisiensi maksimum terjadi pada Best Efficiency Point (BEP). Estimasi daya penggerak dilakukan berdasarkan hydraulic power dan efisiensi pompa untuk menentukan kapasitas motor yang mampu memenuhi kondisi operasi sistem.
  • Published on
    Seri artikel ini menyusun pengetahuan centrifugal pump berdasarkan pendekatan model teknik yang digunakan dalam praktik industri. Struktur seri mengikuti lifecycle equipment mulai dari prinsip fisika dasar, analisis performa pompa, perhitungan kebutuhan head sistem, analisis cavitation melalui NPSH, metode pemilihan pompa berdasarkan specific speed, praktik instalasi mekanis dan hidraulik, perilaku operasi pompa terhadap variasi flow, hingga mekanisme kegagalan dan reliability. Setiap artikel dirancang sebagai referensi analitis yang menghubungkan fenomena fisika, variabel sistem, dan model matematis sehingga engineer dapat melakukan evaluasi desain, operasi, dan troubleshooting sistem pompa secara sistematis.