Mx

Shaft-alignment

  • Published on
    Artikel ini membahas peran coupling dan koneksi shaft dalam sistem transmisi daya pada rotating equipment. Pembahasan meliputi jenis-jenis coupling yang digunakan untuk menghubungkan dua shaft, kapasitas torsi coupling yang menentukan kemampuan transmisi daya, prinsip pemasangan hub menggunakan interference fit atau shrink fit, serta dasar-dasar shaft alignment. Pemahaman terhadap topik ini penting untuk menjaga keandalan operasi pompa, motor listrik, kompresor, dan gearbox. Dengan memilih coupling yang tepat, mengontrol interferensi pemasangan, serta melakukan alignment yang akurat, engineer dan teknisi dapat mengurangi getaran, mencegah kerusakan bearing, dan meningkatkan umur komponen transmisi daya.
  • Published on
    Instalasi pompa sentrifugal berperan penting dalam memastikan performa dan reliability sistem pompa. Struktur foundation dan baseplate memberikan dukungan mekanis yang stabil serta membantu mereduksi getaran selama operasi. Alignment poros antara pompa dan motor diperlukan untuk mencegah beban tambahan pada bearing, coupling, dan mechanical seal. Desain suction piping harus menjaga kondisi aliran yang stabil dan meminimalkan losses untuk mempertahankan nilai NPSH yang memadai. Discharge piping mengatur distribusi aliran dan tekanan dalam sistem serta mempengaruhi system head. Instalasi yang memperhatikan stabilitas hidraulik dan konfigurasi perpipaan yang tepat membantu pompa beroperasi secara stabil dan efisien.
  • Published on
    Artikel ini membahas cara membedakan unbalance dan misalignment berdasarkan arah vibrasi pada sistem pompa–motor. Unbalance menghasilkan gaya sentrifugal dominan radial, sedangkan misalignment—terutama angular—menyebabkan gaya axial siklik yang membebani bearing. Studi kasus menunjukkan kenaikan axial vibration pasca overhaul akibat thermal growth yang tidak dikompensasi saat alignment. Investigasi dilakukan sistematis - analisa arah vibrasi, histori alignment, verifikasi soft foot, hingga konfirmasi melalui realignment. Dampak kegagalan tidak hanya pada bearing, tetapi dapat berlanjut ke seal failure dan potensi Loss of Containment. Artikel menekankan pentingnya trending, dokumentasi alignment, dan integrasi mekanik–instrumentasi–proteksi untuk menjaga reliability dan keselamatan.
  • Published on
    Artikel ini membahas investigasi sistematis terhadap kenaikan vibrasi pasca maintenance pada pompa sentrifugal yang terkopel motor, dengan fokus pada pembedaan antara misalignment dan unbalance. Pendekatan dilakukan melalui analisis data aktual, verifikasi instrumentasi, pengujian soft foot, serta pemeriksaan alignment menggunakan dial indicator sesuai toleransi API 610. Artikel menekankan pentingnya membaca diagram, memahami interaksi sistem mekanikal–elektrikal–instrumentasi, serta melakukan gap analysis terhadap praktik lapangan. Aspek keselamatan seperti rotating hazard dan prosedur LOTO turut dibahas. Hasil akhir menunjukkan bahwa angular misalignment akibat tidak dilakukan re-alignment pasca penggantian coupling menjadi akar masalah utama.