Mx

All Posts

  • Published on
    README ini menjelaskan tujuan, struktur, dan metodologi dari serial artikel Elemen Mesin yang dirancang untuk teknisi dan engineer industri. Serial ini berfokus pada komponen yang paling sering ditemui pada rotating equipment seperti shaft, bearing, coupling, gear, bolt, serta sistem transmisi sekunder seperti belt dan chain drive. Setiap artikel menggunakan template yang konsisten untuk menjelaskan problem lapangan, mekanisme kerja, rumus inti, contoh perhitungan, failure mode, dan insight maintenance. Pendekatan ini memungkinkan pembaca memahami hubungan antara mekanisme mekanik dan penyebab kegagalan peralatan sehingga troubleshooting dapat dilakukan lebih cepat dan lebih akurat di lingkungan industri.
  • Published on
    Orifice plate adalah perangkat pengukuran aliran berbasis differential pressure yang bekerja dengan prinsip penyempitan area aliran di dalam pipa. Ketika fluida melewati bore orifice, kecepatan meningkat dan tekanan statis turun, menghasilkan differential pressure yang dapat dikaitkan dengan flow rate melalui persamaan orifice. Performa pengukuran dipengaruhi oleh geometri plate (diameter pipa, diameter bore, beta ratio), kondisi instalasi, serta batas operasi seperti Reynolds number, cavitation, dan erosi. Instalasi yang benar, batas operasi yang dipatuhi, dan inspeksi berkala memastikan hubungan matematis antara flow dan differential pressure tetap valid sehingga pengukuran aliran dapat dilakukan secara konsisten dan akurat sepanjang siklus operasi sistem.
  • Published on
    Centrifugal pump merupakan mesin fluida rotodinamik yang mentransfer energi mekanis dari driver menjadi energi hidraulik pada fluida. Energi tersebut diberikan melalui impeller yang berputar sehingga meningkatkan momentum fluida. Analisis aliran dalam impeller menggunakan konsep velocity triangle yang memisahkan komponen kecepatan absolut, relatif, dan tangensial. Perubahan komponen tangensial kecepatan antara inlet dan outlet impeller menghasilkan energi fluida yang dirumuskan dalam Euler Pump Equation. Persamaan ini menunjukkan bahwa head pompa ditentukan oleh kecepatan perifer impeller dan perubahan whirl velocity. Prinsip ini menjadi dasar analisis pump performance curve, system curve, dan penentuan operating point pada sistem pompa sentrifugal.
  • Published on
    Pump performance curve menggambarkan hubungan antara flow rate dan head yang dihasilkan pompa pada kecepatan rotasi tertentu. Kurva ini menunjukkan karakteristik hidraulik pompa serta batas operasi seperti shut-off dan runout. Sistem perpipaan memiliki kebutuhan head sendiri yang direpresentasikan oleh system curve yang terdiri dari static head dan friction losses. Titik operasi pompa ditentukan oleh perpotongan pump curve dan system curve, yang menghasilkan operating flow dan head aktual. Efisiensi pompa mencapai maksimum pada Best Efficiency Point (BEP). Operasi di sekitar BEP menghasilkan kondisi hidraulik paling stabil, sedangkan operasi jauh dari BEP dapat menurunkan efisiensi serta meningkatkan beban mekanis pada pompa.
  • Published on
    Total Dynamic Head (TDH) merupakan total energi per satuan berat fluida yang harus dihasilkan pompa agar fluida dapat mengalir melalui sistem perpipaan. TDH terdiri dari tiga komponen utama yaitu static head akibat perbedaan elevasi, friction losses pada pipa lurus, serta minor losses pada fitting dan komponen sistem seperti valve dan elbow. Friction losses umumnya meningkat terhadap kuadrat flow rate sehingga system curve berbentuk non-linear. Nilai TDH digunakan bersama flow rate untuk menentukan pompa yang sesuai melalui perpotongan antara pump performance curve dan system curve. Perhitungan TDH yang akurat penting untuk memastikan pompa beroperasi pada kondisi efisien mendekati Best Efficiency Point (BEP).