Mx

All Posts

  • Published on
    Artikel ini membahas elemen mesin yang berperan dalam penyambungan komponen dan transmisi daya sekunder pada sistem mekanik. Pembahasan mencakup prinsip preload bolt dan hubungan antara torque dengan gaya jepit, konsep sambungan flange dan distribusi beban pada gasket, serta sistem transmisi daya menggunakan belt drive dan chain drive. Pemahaman terhadap tegangan bolt, distribusi preload pada flange, serta mekanisme transmisi daya pada belt dan chain sangat penting untuk menjaga keandalan operasi peralatan industri. Dengan pemasangan yang benar, pelumasan yang baik, serta kontrol tension dan alignment, kegagalan komponen dapat diminimalkan dan umur sistem mekanik dapat ditingkatkan.
  • Published on
    README ini menjelaskan tujuan, struktur, dan metodologi dari serial artikel Elemen Mesin yang dirancang untuk teknisi dan engineer industri. Serial ini berfokus pada komponen yang paling sering ditemui pada rotating equipment seperti shaft, bearing, coupling, gear, bolt, serta sistem transmisi sekunder seperti belt dan chain drive. Setiap artikel menggunakan template yang konsisten untuk menjelaskan problem lapangan, mekanisme kerja, rumus inti, contoh perhitungan, failure mode, dan insight maintenance. Pendekatan ini memungkinkan pembaca memahami hubungan antara mekanisme mekanik dan penyebab kegagalan peralatan sehingga troubleshooting dapat dilakukan lebih cepat dan lebih akurat di lingkungan industri.
  • Published on
    Panduan praktis untuk engineer dalam memilih, menghitung, memasang, memeriksa, dan memvalidasi orifice plate pada layanan flow metering, pressure reduction, small-hole restrictor, short tube, serta diffuser multi-hole. Artikel membedakan secara tegas standard orifice flowmeter dari restriction orifice, membahas pengaruh geometri, beta ratio, pressure tapping, Reynolds number, compressibility, cavitation, choking, noise, erosion, dan fouling. Pembahasan mencakup persamaan aliran untuk liquid, gas, dan steam; kebutuhan instalasi serta instrumentasi differential-pressure; strategi CFD tervalidasi; contoh perhitungan; troubleshooting; dan checklist final untuk desain, fabrikasi, commissioning, serta maintenance.
  • Published on
    Centrifugal pump merupakan mesin fluida rotodinamik yang mentransfer energi mekanis dari driver menjadi energi hidraulik pada fluida. Energi tersebut diberikan melalui impeller yang berputar sehingga meningkatkan momentum fluida. Analisis aliran dalam impeller menggunakan konsep velocity triangle yang memisahkan komponen kecepatan absolut, relatif, dan tangensial. Perubahan komponen tangensial kecepatan antara inlet dan outlet impeller menghasilkan energi fluida yang dirumuskan dalam Euler Pump Equation. Persamaan ini menunjukkan bahwa head pompa ditentukan oleh kecepatan perifer impeller dan perubahan whirl velocity. Prinsip ini menjadi dasar analisis pump performance curve, system curve, dan penentuan operating point pada sistem pompa sentrifugal.
  • Published on
    Pump performance curve menggambarkan hubungan antara flow rate dan head yang dihasilkan pompa pada kecepatan rotasi tertentu. Kurva ini menunjukkan karakteristik hidraulik pompa serta batas operasi seperti shut-off dan runout. Sistem perpipaan memiliki kebutuhan head sendiri yang direpresentasikan oleh system curve yang terdiri dari static head dan friction losses. Titik operasi pompa ditentukan oleh perpotongan pump curve dan system curve, yang menghasilkan operating flow dan head aktual. Efisiensi pompa mencapai maksimum pada Best Efficiency Point (BEP). Operasi di sekitar BEP menghasilkan kondisi hidraulik paling stabil, sedangkan operasi jauh dari BEP dapat menurunkan efisiensi serta meningkatkan beban mekanis pada pompa.