- Published on
Artikel ini membahas transformasi strategis pemeliharaan reaktif menuju pemeliharaan proaktif pada industri petrokimia dan manufaktur berat. Dibahas perbedaan mendasar kedua pendekatan, serta peran pemeliharaan preventif dan prediktif dalam menekan downtime, biaya darurat, dan risiko kegagalan. Artikel mengaitkan pemeliharaan proaktif dengan kerangka Risk-Based Maintenance (RBM) dan Reliability-Centered Maintenance (RCM), dilengkapi metrik kuantitatif seperti downtime, MTBF, MTTR, PMP, OEE, dan biaya terhadap RAV. Disajikan roadmap bertahap, pembagian peran pemangku jabatan, serta desain dashboard berbasis CMMS dan condition monitoring untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan peningkatan keandalan berkelanjutan.